Berita Pati Terbaru 26 Agustus 2013


Ternyata ketampanan, karakter dan kecerdasan bukanlah penilaian awal ketika cari pasangan.
Apa yang Anda pertimbangkan ketika mencari pasangan? Ketampanan, kepribadian atau mungkin kecerdasannya? Ternyata jawabannya tidak serumit itu. Pertimbangan baik pria dan wanita ketika memutuskan menyukai seseorang atau tidak adalah tinggi dan berat badan orang tersebut.

Pertimbangan tersebut dilakukan dengan cepat. Saking cepatnya hingga membuat Anda tidak menyadarinya. Hal itu menurut penelitian yang dilakukan oleh Alison Lenton dari University of Edinburgh dan ahli ekonomi, Marco Francesconi dari University of Essex, yang mengumpulkan data dari 84 orang yang ikut dalam acara pencarian jodoh.

Mereka bertemu dengan pasangan kencan yang berpotensi selama beberapa menit, kemudian akan mengirimkan sinyal tertentu jika ingin ke tahapan selanjutnya, yaitu berkencan. Para peneliti mengatakan, ketika dalam acara pencarian jodoh baik pria maupun wanita melakukan penilaian dengan cepat, seperti tinggi dan berat badan.

Dari hasil penelitian yang dikutip dari Thirdage.com, wanita lebih suka pria yang tinggi dan tidak terlalu kurus. Sedangkan, pria lebih memilih wanita yang tidak kelebihan berat badan.

Dalam acara pencarian jodoh, ketika wanita dan pria memiliki banyak waktu untuk menentukan pilihan, mereka baru melihat level pendidikan, pekerjaan, bahkan apakah pasangan incarannya merokok atau tidak.

  • Lowongan Kerja CPNS KEMENSOS (Kementerian Sosial) Tingkat SMA, D3 dan S1 September 2013

    Kementerian Sosial adalah lembaga kementrian di pemerintah Indonesia yang bertanggung jawab dalam masalah kesejahteraan sosial dari atas kebawah secara terpadu dan berkelanjutan. Kemensos kekuasaan tertinggi di pegang oleh seorang Menteri sosial yang saat ini dijabat oleh Dr H Salim Segaf Al-Jufri...
  • KPSI vs PSSI, Penyebab Kisruhnya Sepak Bola Nasional

    Jekethek.Blogspot.com Kisruh yang mengoyak sepak bola nasional sejatinya berawal dari keinginan untuk memperbaiki kondisi sepak bola pasca-tergulingnya rezim Nurdin Halid.  Namun, turunnya Nurdin ternyata tidak membuat keadaan lebih baik. Elit-elit sepak bola Indonesia tetap tidak bisa bersatu seperti...