Berita Tahun 2014 Menggunakan Bahasa Jawa


Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar yang biasanya tenang dibuat geger oleh salah seorang warganya. Pasalnya, Suryati (37), wanita yang sudah 2 tahun hidup menjanda tiba-tiba melahirkan bayi laki-laki tanpa ada proses kehamilan.

Peristiwa aneh yang menimpa janda dua anak ini terjadi, Jumat (7/5/2010) sekitar pukul 20.40 WIB.

Kejadian aneh itu berawal saat Suryati, akan beranjak tidur sekitar pukul 20.00 WIB. Namun saat baru terlelap sebentar, wanita ini terbangun karena merasa perutnya sakit.

Tanpa disadari, perutnya tiba-tiba sudah membesar seperti layaknya orang yang tengah hamil tua. Merasa khawatir apa yang terjadi pada dirinya, wanita yang biasa dipanggi Yati ini lantas memanggil anak pertamanya, Novi. “Saya menyuruh Novi untuk memanggil Parmi, ibu saya,” kata Yati, saat menceritakan kejadian aneh yang menimpa dirinya kepada wartawan, Rabu (12/5/2010).

Kebetulan, ujar Yati, saat itu Parmi (62), ibu kandungnya yang tempat tinggalnya bersebelahan berada di dapur rumahnya untuk mengambil beras. Mengetahui anaknya kesakitan dia segera memanggil Muntamah, salah seorang tetangga untuk memberikan pertolongan.

Namun belum sempat mereka datang, Yati yang perutnya membesar sudah melahirkan seorang bayi laki-laki. “Jadi saat ibu saya dan Muntamah datang, perut saya sudah kempes dan keluar bayi ini hanya dalam hitungan menit,” ungkap Yati yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tani kepada wartawan.

Mengetahui ada kejadian aneh, warga segera memanggil Samsiyah (37), bidan desa setempat. Saat datang, bidan hanya membantu proses pemotongan tali pusar. “Saat itu bidan hanya membantu untuk melakukan pemotongan tali pusar,” tuturnya.

Secara terpisah, Samsiyah membenarkan jika memberikan pertolongan kepada Yati yang baru saja melahirkan. Samsiyah mengaku, bayi yang diberi nama Wahyu Cahyono itu sudah tergolek di sebelah ibunya.

Saat itu, tambah Samsiyah, Yati melewati proses persalinan tanpa bantuan siapa pun. Setelah kedatangannya, bayi itu segera dibawa ke rumah dan dimasukkan incubator untuk menjaga kondisi badannya. “Jadi saya hanya memotong tali pusarnya dan segera membawa bayi itu ke rumah saya,” tutur ibu tiga anak ini.

Dia mengaku tidak mengetahui riwayat kehamilan Yati. Sebab selama ini dia tidak pernah memeriksakan kandungan kepadanya. Secara medis hal itu tidak mungkin terjadi, sebab sebuah kelahiran harus melalui proses yang panjang.

Sumber : Detik Surabaya

  • Hmm,,, Ini Dia Posisi-Posisi Bercinta yang Saling Memuaskan Pasangan

    Beberapa orang memiliki masalah dalam mengatur posisi untuk bercinta agar tahan lama. Sementara yang lainnya memiliki kesulitan dengan pasangannya dalam mencapai klimaks. Nah, kami telah mengumpulkan daftar beberapa posisi seks yang fantastis. Posisi-posisi seks ini diyakini dapat memenuhi misi tertentu...
  • Presiden SBY Marah Kepada Dirut Telkom dan Telkomsel Gara-Gara Sinyal !

    Dirut Telkom dan Telkomsel dinilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak bertanggungjawab. Hal ini menyulut SBY memuntahkan amarahnya lagi. Pemicunya, adanya gangguan jaringan saat dia sedang melakukan teleconference di Pos Pengamanan Lebaran, Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (17/9). Presiden...