Cara Mendaftar Cpns Deptan 2013


Ramalan Gurita Paul benar-benar menghebohkan piala dunia 2010, karena timnas Spanyol berhasil mengalahkan Jerman dengan hasil akhir 1-0. Kemenangan tipis Spanyol atas Jerman tersebut membuat espana mau tidak mau harus berhadapan dengan De oranje Belanda. Jadwal Final pertandingan piala dunia 2010 tersebut akan digelar di Johannesburg Belanda vs Spanyol pada 12 Juli dini hari.

Paul, Gurita berumur 2 tahun yang juga dikenal sebagai “octopus oracle” meramalkan bahwa Spanyol bakal mengalahkan JErman pada partai semifinal piala dunia 2010


Oberhausen: Paul Si Gurita peramal, yang tebakannya tidak pernah salah telah memilih Spanyol sebagai pemenang ketika berhadapan dengan juara tiga kali Piala Dunia Jerman pada laga semi final di Durban malam nanti.

Paul, gurita berkaki delapan yang terdapat di Akuarium Kehidupan bawah air di Berlin memilih sebuah akuarium kecil yang didalamnya terdapat bendera Spanyol ketimbang gelas lainnya yang berbendera Jerman.

Paul merangkak ke akuarium berbendera Spanyol sebelum bergerak ke sekitar. Ia kemudian memilih melayang-layang di atas akuarium berbendera Jerman. Namun pada akhirnya ia lebih memilih akuarium berbendera La Furia Roja.

Piala Dunia 2010 sudah memastikan dua finalis: Spanyol dan Belanda. Siapa pun juaranya, satu sejarah telah ditorehkan yakni juara baru dipastikan lahir.(baca : Piala dunia 2010 ciptakan sejarah baru). Bagaimana prediksi Belanda vs Spanyol ? Apakah Si Gurita Paul bisa meramal pemenang pertandingan bola Belanda vs Spanyol ?

  • Ini Dia Latar Belakang Terjadinya Bentrok Dua Desa di Lampung

    Jekethek.Blogspot.com :Pihak keluarga gadis yang diduga menjadi korban pelecehan sehingga memicu bentrokan antarwarga, justru menyesalkan sampai terjadi bentrok warga Desa Agom, Kalianda dan sekitarnya dengan Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan. “Kami sangat menyesalkan kejadian ini,...
  • Ini Dia Cerita Film Gending Sriwijaya Sutradarai Hanung Bramantyo

    Di usia tuanya, Dapunta Hyang Jayanasa (Slamet Raharjo), raja Kedatuan Bukit Jerai itu, dirundung gelisah. Ia tidak bisa menyerahkan tahta kerajaannya tersebut, kepada putra mahkota Awang Kencana (Agus Kuncoro), yang tidak lain adalah anak tertuanya. Dapunta beralasan Awang Kencana tidak pantas naik...