Contoh Berita Singkat Sunda News


cpns pemkab semarang

Semarang sebagai Ibu Kota Pemerintahan Jawa Tengah terbagi menjadi 2 wilayah pemerintahan yaitu pemerintah Kota dan pemerintah kabupaten. Pemerintah Kabupaten Semarang terbagi menjadi 19 Kecamatan dan 27 Kelurahan dengan mayoritas penduduknya adalah orang Jawa yang beragama mayoritas muslim. Di Semarang pemerintah daerah kabupaten relatif lebih luas meliputi wilayah-wilayah pedesaan namun kepadatan penduduk relatif rendah, berbeda dengan pemerintahan Semarang dengan wilayahnya sempit, kepadatan penduduk tinggi dan terjadi kemacetan setiap hari.

Kabupaten Semarang saat ini dipimpin oleh Dr Mundjirin ES alumni dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta yang juga menjabat sebagai Direktur RSU Bina Kasih Ambarawa. Pemkab Semarang kembali mengadakan Rekrutmen CPNS sebagai Guru atau Tenaga Pendidik di Jawa Tengah dengan kualifikasi sebagai berikut:

No Posisi Jabatan Kode Formasi Jenjang Pendidikan
1 Guru Kelas SD 1002006 32 S1 PGSD
2 Guru SMK Jasa Boga 2018138 1 S1 Tata Boga
3 Guru SMK Perhotelan 2018136 1 S1 Manajemen Perhotelan dan Akta 4
4 Guru SMK Tata Busana 1005033 2 S1 Pendidikan Tata Busana
5 Guru Teknik Kendaraan Ringan 2018137 1 S1 Teknik Otomotif
6 Guru SMK Teknik mesin 1005109 1 S1 Teknik Mesin
7 Guru SMK Teknik Sepeda Motor 2018142 2 S1 Teknik Otomotif

Cara pendaftaran peserta CPNS di Pemkab Semarang dilakukan melalui alamat website http://sscn.bkn.go.id terakhir tanggal 30 September 2013. Buruan segera daftarkan diri anda.
Persyaratannya silahkan lihat disini

  • Hari ini, Angelina Sondakh Resmi Dipecat dari Demokrat

    Partai Demokrat resmi memecat Angelina Sondakh dari jabatan wakil sekretaris jenderal partai. Keputusan ini diambil setelah Dewan Pengurus Pusat (DPP) Demokrat melakukan rapat pleno Kamis kemarin.”DPP memutuskan menindaklanjuti rekomendasi DK (Dewan Kehormatan) untuk memberhentikan AS sebagai...
  • Memperingati 6 Tahun Skandal Lumpur Lapindo dan Tebar Pesona Ical

    Tepat tanggal 29 Mei 2012 ini skandal lumpur Lapindo genap berusia 6 tahun. Dan selama 6 tahun itu semburan lumpur Lapindo terus berlangsung tanpa ada upaya cerdas dari negara dan Lapindo untuk mengatasinya. Setiap hari daya rusak semburan lumpur Lapindo terus meluas tanpa terkendali. Ancaman tidak hanya...