Contoh Brosur Go Green


Selama ini untuk mengakses berbagai fitur Facebook, pengguna harus masuk ke dalam setiap menu. Namun, ke depan komunikasi bakal lebih mudah dengan inbox tunggal dengan diluncurkannya layanan e-mail. Nah, benarkah setiap pengguna bisa punya alamat e-mail @facebook.com?

“Benar bahwa orang-orang dapat memiliki alamat e-mail Facebook.com, tapi itu sebenarnya bukan e-mail, tetapi layanan yang mengelola e-mail,” ujar Mark Zuckerberg di San Francisco, Senin (15/11/2010). Layanan ini menggabungkan bentuk komunikasi, seperti chat, SMS, dan komunikasi real time ke dalam e-mail. Menurut Zuckerberg, format e-mail konvensional saat ini mulai ditinggalkan anak-anak muda.

Meski demikian, pendiri Facebook itu membantah anggapan sejumlah pengamat bahwa layanan ini akan menjadi pesaing Gmail dan Yahoo!Mail. Justru, Zuckerberg berharap layanannya bisa digunakan untuk melengkapi e-mail yang dimiliki pengguna. “Kami tidak mengharapkan ada orang yang besok bangun dan mengatakan, ‘Saya akan menghentikan akun e-mail Yahoo atau Gmail saya’,” ujar Zuckerberg.

Alamat e-mail Facebook menyediakan alat komunikasi bagi semua orang, baik tengah mengakses Facebook maupun tidak. Sebab, semua pesan masuk ke dalam inbox dan tinggal jawab. Facebook yakin dalam enam bulan, setahun, atau dua tahun ke depan, pengguna sadar bahwa beginilah bentuk komunikasi masa depan, komunikasi dua arah langsung.@Kompas.com

  • Heboh, Foto Payudara Lady Gaga Diremas Fansnya Beredar di Internet

    Tengah berjalan di tempat umum, tiba-tiba seorang fans perempuan mendaratkan tangannya di atas payudara Lady Gaga. Bukannya marah, Lady pilih cuek. Pelantun hits ‘Poker Face’ tersebut terlihat berjalan menuju restoran Chez Andre di Prancis, Paris pada 18 Desember siang waktu setempat. Ia...
  • Ini Dia Daftar Nama Korban Tragedi Sukhoi SuperJet yang Berhasil Diidentifikasi

    Tim Disaster Victim Identification Markas Besar Polri telah berhasil mengidentifikasi seluruh jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jumlahnya 45 orang. Tim DVI menyatakan identifikasi tersebut dilakukan dengan mencocokkan sidik jari, DNA, gigi-geligi, hingga properti korban. Berikut...