Daftar Harga Burger Blenger 2014


Sehari-hari, berapa gelas air putih yang Anda konsumsi? Minum kelihatannya hal sepele dalam keseharian. Namun, sesungguhnya pasokan cairan ternyata penting bagi tubuh. Mengapa begitu? Sebab, air adalah zat gizi esensial bagi kehidupan. “Air merupakan ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya,” urai Ketua PP Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia, dr Rachmi Untoro MPH.

Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air. Pada orang dewasa, 70 persen. “Sementara pada bayi baru lahir hampir 80 persen dan pada lansia sekitar 50 persen,” ungkap Rachmi. Agar tubuh dapat berfungsi normal, keseimbangan cairan yang masuk dan keluar, harus terjaga.

Air dalam tubuh paling banyak dikeluarkan melalui urine disusul pernapasan, keringat, dan feses. “Selain dari makanan dan metabolisme oksidatif, pasokan cairan dapat kita peroleh dengan minum,” tutur Rachmi. Lantas, seberapa banyak sebetulnya kebutuhan cairan kita? Di masyarakat berkembang beragam jawaban. “Prinsipnya, orang memerlukan 30 ml per kilogram berat badannya,” jelas Rachmi.

Dengan aktivitas ringan, tubuh harus disegarkan dengan 2 sampai 2,5 liter air. Itu setara dengan 8 sampai 10 gelas air. “Namun, ini standar untuk berat badan 55 kg,” kata Rachmi. Terasa cukup banyak buat Anda? Sebaiknya, biasakanlah diri untuk mengikuti pola minum tersebut. “Sebab, kekurangan satu persen air tubuh saja dapat menimbulkan rasa haus dan gangguan mood,” kata Prof Dr Ir Hardinsyah MS, ketua umun Pergizi Pangan Indonesia.

Selanjutnya, kekurangan dua sampai tiga persen bisa meningkatkan suhu tubuh serta stamina. Lalu, defisit empat persen dapat membuat merosot kemampuan fisik. “Anda bisa pingsan jika air tubuh menyusut sampai tujuh persen,” Hardinsyah menyitir riset Grandjean & Ruud dalam Nutrition for Cyclist (1994).

Kekurangan asupan cairan, khususnya air berpotensi meningkatkan risiko timbulnya banyak penyakit. Batu ginjal, infeksi saluran kencing, kanker usus besar, serta gangguan kelenjar ludah adalah beberapa di antaranya. “Untuk menghindarinya, minum secukupnya pada kondisi biasa dan teguk lebih banyak di lingkungan dingin, saat berkeringat, demam, dan ibu menyusui,” imbuh Hardinsyah yang menjadi international expert working group on Hydration for Health .

Minum memang penting. Tetapi, terlampau banyak juga tidak perlu. “Kelebihan air minum justru bia mengganggu keseimbangan elektrolit tubuh,” tutur Hardinsyah.

Sumber : Rileks

  • Ramalan Peruntungan Shio Anda di Tahun Kelinci 2011, Intip Yuk !

    Jelang pergantian tahun dari Macan ke Kelinci, tentunya banyak perubahan yang akan terjadi. Perubahan tersebut berpengaruh terhadap ke-12 shio di tahun 2011 nanti. Persiapkan tahun baru dengan mengintip prediksi agar Anda bisa lebih berhati-hati:Tikus: 1912, 1924, 1936, 1948, 1960, 1972, 1984, 1996,...
  • Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia 2011

    Striker Barcelona, Lionel Messi kembali dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia atau FIFA Ballon d’Or 2011. Penghargaan ini menjadi penghargaan ketiga bagi Messi secara berturut-turut. Pemain berusia 24 tahun ini meraih gelar sebagai yang terbaik setelah menyisihkan dua kandidat kuat lainnya,...