Foto Ml Stw Dengan Brondong


Baterai dari Virus

Yang kita tahu selama ini, virus adalah sumber penyakit. Tapi, ada virus yang tidak berbahaya bagi manusia yang ternyata memiliki manfaat lain. Sebuah Jurnal Sains mengungkapkan bahwa virus itu bisa diproses menjadi sebuah baterai.

Para ahli teknologi dari Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat mengembangkan teknologi baterai yang berasal dari virus.

Para peneliti menciptakan virus yang dilapisi dengan cobalt oksida, emas dan menempelkannya pada kawat nano untuk menciptakan kutub positif dari baterai (Anoda). Lalu, untuk kutub negatifnya (katoda), tim peneliti menciptakan virus yang dilapisi besi fosfat dan menempelkannya pada tabung nano.

Baterai yang terbuat dari virus itu, bisa bertahan lama karena menyimpan sumber energi yang cukup banyak.

Saat ini, peneliti sedang mempertimbangkan untuk menggunakan bahan lainnya, seperti mangan, agar baterai lebih tahan lama. Mangan adalah bahan tambang yang berasal dari kerak bumi. Nantinya, baterai dari virus ini tidak menimbulkan polusi, dan lebih ramah lingkungan. Tetapi, sayangnya, baterai tersebut harganya sangat mahal

  • Hatta Ali Terpilih Jadi Ketua Mahkamah Agung Periode 2012-2017

    Hakim Agung Hatta Ali akhirnya terpilih menjadi Ketua Mahkamah Agung (MA) menggantikan Harifin Andi Tumpa. Hatta Ali memperoleh 28 suara, diikuti Ahmad Kamil 15 suara. Sedangkan Abdul Kadir Mappong memperoleh empat suara, Paulus L Tulung satu suara, M Saleh tiga suara, dan tiga suara tidak sah. Pemilihan...
  • Halliburton Indonesia D3 Technician / Operator Assistant Program Halliburton November 2013

    Halliburton Indonesia Halliburton is recognized as one of the largest oilifield services companies in Indonesia. Halliburton Indonesia provides oilfield services and products to upstream oil and gas customers worldwide. Haliburton Indonesia is a key subsidiary of Halliburton Group, one of the world...