Geguritan Bahasa Jawa Tema Hari Kartini


Ilmuwan Amerika Serikat (AS) berhasil menciptakan suhu udara sebesar empat triliun derajat Celsius.Inilah suhu terpanas sejak peristiwa terbentuknya semesta atau Big Bang.

Suhu terpanas itu dihasilkan dalam ruang laboratorium milik Departemen Energi AS, Brookhaven National Laboratorys (BNL) Relativistic Heavy Ion Collider (RHIC).Untuk menghasilkan suhu ini,para ilmuwan menyatukan ionion emas mendekati kecepatan cahaya untuk menghasilkan ledakan superpanas.

Menurut keterangan resmi BNL, Senin (15/2), temperatur ciptaan ilmuwan itu lebih besar dari yang dibutuhkan untuk melelehkan proton dan neutron.Dua nukleon yang meleleh akan mengalir ke dalam plasma. Zat kimia ini memenuhi semesta hanya beberapa mikrodetik setelah formasi galaksi mulai terbentuk sekitar 13,7 miliar tahun lalu. Tidak hanya menciptakan atom, partikel itu juga menghasilkan komponen yang dinamakan quarksdan gluons.

BNL dalam situs resminya menerangkan, temperatur terpanas memiliki beberapa kelebihan.Panas plasma bersuhu 4 triliun derajat Celsius diyakini 250.000 kali lebih panas dibandingkan temperatur pusat matahari. Pusat tata surya menghasilkan panas sebesar 50 juta derajat (Celsius). Sedangkan besi meleleh pada suhu sekitar 1.800 derajat, tutur juru bicara (jubir) BNL.Saat ini suhu bumi rata-rata mencapai angka 0,7 derajat di bawah nol, imbuhnya.

  • Lowongan Kerja BUMN Bank Mandiri Jawa Tengah sebagai Sales Executive Terbaru September, Oktober 2013

    Bank Mandiri adalah bank yang berstatus milik pemerintah Indonesia dengan kantor cabang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Bank yang juga telah memiliki unit syariah ini tercatat sebagai perbankan milik pemerintah terbaik nomor 3 di Indonesia. Unit Mandiri Bank lebih fokus pada unit usaha kecil...
  • Ini Dia Peralatan Rumah Tangga Pemicu Kanker

    Berbagai peralatan rumah tangga seperti pembersih kaca, karpet, hingga oven microwave sangat berjasa membantu pekerjaan rumah tangga. Namun di balik manfaatnya, berbagai alat rumah tangga ini bisa menyimpan ancaman kesehatan.Banyak di antaranya yang mengandung bahan kimia berbahaya pemicu kanker...