Harga Mobil Bekas Di Bogor Ford Fiesta


Pelatih Malaysia, Rajagobal menilai ada empat pemain Indonesia yang pantas diwaspadai timnya di final pertama Piala AFF 2010, Minggu, 26 Desember 2010.

Keempat pemain itu adalah Christian Gonzales, Irfan Bachdin, Firman Utina, dan Oktovianus Maniani. Mereka menurut Rajagobal punya potensi besar untuk membahayakan timnya.

“Christian Gonzales paling banyak cetak gol. Dia pemain yang berbahaya,” katanya dalam jumpa pers, Jumat, 24 Desember 2010.

“Firman juga kapten yang bagus. Sedangkan Irfan dan Okto punya kecepatan,” sambungnya.

Rajagobal mengaku dah menyiapkan strategi jitu lawan Indonesia. Namun dia enggan membeberkannya sebelum laga. “Mengenai strategi saya pikir-pikir dulu malam ini. Saya akan lihat siapa saja yang akan saya turunkkan,” katanya.

Wajar bila Rajagobal silau dengan keempat pemain tersebut. Pasalnya, masing-masing pemain telah mengoleksi gol meski dengan junlah yang berbeda-beda.

El Loco menjadi pemain yang sementara ini memegang koleksi gol terbanyak, yakni tiga gol. Satu gol bahkan bersarang di gawang Malaysia pada babak penyisihan Grup A, 1 Desember lalu.

Firman Utina juga meninggalkan satu gol di gawang Malaysia. Begitu juga dengan Irfan. Sedangkan Okto mencetak satu gol lawan Laos juga di penyisihan Grup A lalu.@Vivanews

  • Lowongan Kerja PT Bank Victoria International sebagai Teller, ODP dan Customer Service di Jakarta 2013

    PT Bank Victoria International Tbk merupakan lembaga perbankan komersil yang awal berdirinya di Jakarta pada tahun 1992. Perbankan Umum ini sampai sekarang telah telah memiliki ribuan nasabah yang tersebar di seluruh kantor cabangnya di Indonesia. Bank Victoria terus konsisten dalam menjalankan kegiatan...
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk IT Delivery Channels & Core Banking Mandiri November 2013

    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Bank Mandiri is the countrys largest bank with majority shares onwed by the Government of Indonesia. As of September 2013, the Government of Indonesia owned 60% shares in Bank Mandiri. The Bank was formed in 1998 as the merger results of 4 state-owned banks in Indonesia....