Harga Yamaha New Vixion 2014 Semarang


“Cinta itu buta”. Kata-kata itu sering diungkapkan seseorang ketika mereka dilanda asmara, gandrung atau merasa apa yang mereka lakukan benar. Tentu atas nama cinta.

Berpuluh-puluh tahun mantra itu dipercaya. Namun, tidak satu pun yang bisa menjelaskan secara ilmiah. Ilmuan dari University College London, Inggris, telah menguji dan membuktikan mantra itu benar.

Sang ilmuan mendeteksi area otak yang diaktifkan ketika seseorang ada dalam kondisi romantis atau merasakan cinta. Di saat yang sama, aktivitas area lain otak sedang tertekan. Bagian ini memengaruhi pikiran kritis seorang manusia.

Perasaan cinta menekan aktivitas saraf yang berhubungan dengan penilaian kritis terhadap orang lain. Ketika seseorang jatuh cinta, ia kehilangan kemampuan mengkritisi orang yang dicintai. Ini yang menyebabkan seseorang sering salah mengambil keputusan ketika sedang jatuh cinta.

Menjadi buta ketika mencinta bisa karena seseorang selalu mengingat hari-hari pertama dengan pasangan. Indah, dan berjalan amat menyenangkan. Inilah yang membuat cinta itu buta.

Area otak yang diaktifkan oleh rasa cinta menghasilkan rasa euforia. Fakta ini menjelaskan kekuatan cinta romantis memotivasi kegembiraan.

  • Fabio Capello Beberkan Kegagalan Timnas Inggris Piala Dunia Afrika Selatan

    Usai kegagalan memalukan Inggris di gelaran Piala Dunia lalu, pelatih timnas Inggris, Fabio Capello langsung menatap masa depannya bersama The Three Lions. Setelah memastikan kepalanya selamat dari pemecatan, Capello langsung menunding sejumlah permasalahan yang ikut berkontribusi atas melempemnya perjalanan...
  • Gunung Merapi Diperkirakan Akan Meletus !

    Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi,Surono menyatakan situasi Gunung Merapi pada tahun 2010 ini sangat berbeda dengan tahun 2006 yang lalu. Surono memastikan Merapi meletus dan tidak akan kembali ke kondisi normal. Walaupun saat ini status Merapi ditingkatkan menjadi Siaga namun demikian...