Mobil Rental Lepas Kunci Honda Dimedan


Akhirnya, Samsung resmi melepas Galaxy Note 10.1, ke pasar Indonesia. Perangkat berupa komputer tablet ini mengusung ukuran layar 10 inci, lebih besar dari pendahulunya, Galaxy Note, yang memiliki layar 5 inci.

Samsung Galaxy Note diperkuat prosesor Exynos quad-core berkecepatan 1.4 GHz dan RAM sebesar 2 GB. Salah satu fitur unggulannya adalah kemampuan multi-screen, yaitu menjalankan dua aplikasi secara bersamaan dalam satu layar.
Tablet ini juga dilengkapi dengan stylus S-pen sebagai sarana menulis tangan dan menggambar pada permukaan layar Galaxy Note 10.1. Stylus itu memiliki tingkat sensitivitas terhadap tekanan sebanyak 1024 tingkat sehingga tebal-tipisnya goresan pena tergantung pada tekanan tangan pengguna.

Tambahan stylus itu, menurut Managing Director Samsung Electronics Indonesia Yoo Young Kim, adalah poin kelebihan Samsung Galaxy Note 10.1 dibanding produk-produk sejenis lainnya.
“Jadi, Galaxy Note 10.1 ini bukan hanya bisa dipakai untuk nonton film atau browsing saja. Pengguna juga bisa membuat konten dengan bantuan S-Pen dan aplikasi seperti Photoshop Touch. Interaksinya jadi berjalan dua arah”, ujar Kim di sela-sela acara peluncuran di Jakarta, Kamis (30/8).

Untuk harga perdana, Samsung Galaxy Note 10.1 dilepas dengan harga spesial Rp5.959.000 (harga normal Rp6.999.000). Nantinya, Samsung akan berkolaborasi dengan Bank BCA yang memberikan cicilan gratis 1 bulan plus bunga 0 % khusus untuk pemegang kartu kredit BCA. Tak hanya memberikan potongan harga, Samsung Galaxy Note 10.1 juga di bundling dengan simPATI dengan memberikan akses internet gratis selama 6 bulan.

  • Ini Tips Bagi Pria Dewasa Untuk Menjadi Pejantan Tangguh !

    Hubungan intim saling memuaskan pasangan merupakan kenikmatan tersendiri buat pasangan. Namun tidak bisa dipungkiri dengan seiringnya pertambahan usia gejala-gejala seksualitas akan berkurang. Semakin tua maka Anda akan cenderung semakin kesulitan untuk mendapatkan ereksi yang keras dan memuaskan pasangan...
  • Ini Dia Bos-Bos BlackBerry Messenger yang Tinggalkan RIM

    Dua eksekutif kembali meninggalkan produsen BlackBerry, Research In Motion. Hal ini terjadi seiring upaya RIM untuk menyehatkan diri. Salah satu eksekutif yang telah pergi adalah bos BlackBerry Messenger (BBM), Alistair Mitchell. Ia sebelumnya menjabat sebagai Vice President BBM, salah satu fitur yang...