Mp3rizky Nazar Dan Anisa Rahma


Whitney Houston adalah salah satu penyanyi sukses sepanjang masa. Kepergiannya yang mendadak Sabtu 11 Februari 2012 membuat semua orang mengenang kembali lagu-lagunya. Dia adalah orang pertama yang meraih posisi No.1 di tangga lagu Billboard dengan 7 lagu berbeda. Ini adalah 10 lagu terbaik Whitney:

1. “I Will Always Love You” – 1992
“I Will Always Love You” merupakan lagu dari film The Bodyguard, dimana Whitney juga ikut bermain bersama Kevin Costnet. Lagu ini sebenarnya ditulis dan direkam pertama kali oleh Dolly Parton dan meraih kesuksesan di tangga lagu Country. Versi Whitney meraih posisi 1 di tangga lagu Billboar setelah 3 minggu dirilis. Lagu ini menjadi lagu terbaik sepanjang masa dengan menduduki tangga lagu teratas selama 14 minggu dan terjual sebanyak 12 juta kopi di seluruh dunia.

2. “Greatest Love Of All” – 1986
“Greatest Love Of All” awalnya direkam oleh George Benson sebagai lagu pendukung dari film The Gratest yang bercerita tentang petinju legendaris Muhammad Ali. Lagu ini masuk dalam album pertama Whitney, yang berjudul sama dengan namanya Whitney Houston. Lagu ini menduduki posisi pertama selama tingga minggu dan menjadi salah satu lagu Whitney yang paling inspirasional.

3. “How Will I Know” – 1985
“How Will I Know” ditulis oleh George Merrill dan Shannon Rubicam yang lebih dikenal sebagi duo Boy Meets Girl. Dilaporkan, awalnya lagu ini akan dinyanyikan oleh Janet Jackson. Lagu ini membantu menunjukkan kemampuan Whitney Houston dalam menari, menyanyi R&B yang sama baiknya dengan jalur pop yang dia geluti. Lagu ini menjadi lagu kedua Whitney yang menduduki tangga lagu teratas selama dua minggu.

4. “All the Man That I Need” – 1990
“All the Man That I Need” awalnya direkam oleh Linda Clifford dan Sister Sledge sebelum Whitney mengeluarkan versinya di tahun 1990. Lagu ini merupakan lagu kedua yang terbaik dari albumnya yang berjudul I’m Your Baby Tonight. Diproduseri oleh Narada Michael Walden, lagu ini ditambahkan dengan paduan suara gereja di bagian akhirnya.

5. “I Wanna Dance With Somebody (Who Loves Me)” – 1987
Lagu ini merupakan lagu sukses kedua yang ditulis oleh George Merrill dan Shannon Rubicam untuk Whitney Houston. Lagu ini menduduki tangga lagu pertama bersamaan dengan debut album pertamanya. Untuk album ini Whitney Houston mendapatkan Grammy Award kategori Best Female Pop Vocal Performance.

6. “Where Do Broken Hearts Go?” – 1988
Whitney Houston awalnya menolah merekam lagu ini karena merasa tidak ada yang spesial. Namun produsernya saat itu, Clive Davis mengatakan padanya kalau lagu ini akan jadi nomor satu. Dan benar saja, lagu ini menjadi lagu ketujuh Whitney yang mencapai posisi pertama di tangga lagu Billboard.

7. “Didn’t We Almost Have It All?” – 1987
“Didn’t We Almost Have It All?” merupakan singel kedua dari album pertama Whitney dan juga lagu kedua yang meraih posisi pertama. Lagu ini dinominasikan sebagai Song of the Year pada Grammy Awards 1988.

8. “Saving All My Love For You” – 1985
Kagu ini awalnya hanya mampu meraih kesuksesan kecil saat dibawakan oleh duet Marilyn McCoo dan Billy Davis, Jr. di tahun 1978. Ketika dinyanyikan oleh Whitney lagu ini langsung meraih posisi puncak dan berkat lagu ini juga Whitney memenangkan Grammy pertamanya untuk kategori Best Female Pop Vocal.

9. “I’m Your Baby Tonight” – 1990
Dalam album ini Whitney Houston diberikan lebih banyak kontrol oleh produser dan penulis lagu. Dia semakin kuat dalam jenis musik R&B. Album dan lagu dengan judul yang sama mampu membuat Whitney meraih posisi pertama untuk kedepalan kalinya.

10. “So Emotional” – 1987
Lagu ini ditulis oleh Billy Steinberg dan Tom Kelly, pasangan yang membawa kesuksesan untuk Maddona dengan lagu “Like a Virgin.” Lagu ini menjadi lagu keenam Whitney yang berada pada posisi pertama. Atas prestasinya inim WHitney mencapai keududkan yang sama dengan The Beatles dan Bee Gees.

Sumber : Tempo.co.cc

  • Inilah Proses Pembuatan Bola Jabulani, Bola Resmi Piala Dunia 2010

  • Empat Bursa Transfer Pemain Termahal Liga Inggris 2013-2014

    Bursa transfer selalu dimanfaatkan klub sepak bola untuk belanja pemain dengan kualitas terbaik, yang bertujuan untuk memperkuat tim musim jelang bergulirnya musim baru. Hal ini lumrah di sejumlah negara dengan liga terketat di dunia seperti Liga Primer Inggris. Di negeri Ratu Elizabeth ini, sejumlah...