Penerimaan Taruna Akpol Thn 2014 2015

Penerimaan Taruna Akpol Thn 2014 2015 - Hiburdunia: penerimaan calon taruna akip 2013/2014, Blog ini berisi informasi sekolah tinggi kedinasan atau perguruan tinggi kedinasan, cerita atau pengalaman pribadi, serta informasi positif dan berguna lainnya. Pengumuman penerimaan calon tamtama tni ad tahun 2013, Hot news ! : pemerintah indonesia akan melakukan penerimaan cpns 2014 sebanyak 100.000 orang dari pelamar umum. jauh lebih banyak daripada tahun 2013 kemarin.. Tahun akademik 2013/2014, sekolah tinggi manajemen, Tahun akademik 2013/2014, sekolah tinggi manajemen industri membuka penerimaan mahasiswa sebanyak 3 gelombang.


200x250 Solid Door

Berita terbaru dan terkini hari ini mengenai soal majalah cetak Tempo yang hilang dari peredaran. Markas Besar Kepolisian RI menelusuri laporan transaksi mencurigakan di rekening sejumlah perwira polisi yang dilaporkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Berikut ini sebagian dari transaksi yang dicurigai PPATK itu.

1. Inspektur Jenderal Mathius Salempang, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur
Kekayaan: Rp 8.553.417.116 dan US$ 59.842 (per 22 Mei 2009)

Tuduhan:

Memiliki rekening Rp 2.088.000.000 dengan sumber dana tak jelas. Pada 29 Juli 2005, rekening itu ditutup dan Mathius memindahkan dana Rp 2 miliar ke rekening lain atas nama seseorang yang tidak diketahui hubungannya. Dua hari kemudian dana ditarik dan disetor ke deposito Mathius.

“Saya baru tahu dari Anda.”
Mathius Salempang, 24 Juni 2010

2. Inspektur Jenderal Sylvanus Yulian Wenas, Kepala Korps Brigade Mobil Polri
Kekayaan: Rp 6.535.536.503 (per 25 Agustus 2005)

Tuduhan:

Dari rekeningnya mengalir uang Rp 10.007.939.259 kepada orang yang mengaku sebagai Direktur PT Hinroyal Golden Wing. Terdiri atas Rp 3 miliar dan US$ 100 ribu pada 27 Juli 2005, US$ 670.031 pada 9 Agustus 2005.

“Dana itu bukan milik saya.”
Sylvanus Yulian Wenas, 24 Juni 2010
3. Inspektur Jenderal Budi Gunawan, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian
Kekayaan: Rp 4.684.153.542 (per 19 Agustus 2008)

Tuduhan:
Melakukan transaksi dalam jumlah besar, tak sesuai dengan profilnya. Bersama anaknya, Budi disebutkan telah membuka rekening dan menyetor masing-masing Rp 29 miliar dan Rp 25 miliar.

“Berita itu sama sekali tidak benar.”
Budi Gunawan, 25 Juni 2010

4. Inspektur Jenderal Badrodin Haiti, Kepala Divisi Pembinaan Hukum Kepolisian
Kekayaan:
Rp 2.090.126.258 dan US$ 4.000 (per 24 Maret 2008)

Tuduhan:

Membeli polis asuransi pada PT Prudential Life Assurance Rp 1,1 miliar. Asal dana dari pihak ketiga. Menarik dana Rp 700 juta dan menerima dana rutin setiap bulan.

“Itu sepenuhnya kewenangan Kepala Bareskrim.”
Badrodin Haiti, 24 Juni 2010

5. Komisaris Jenderal Susno Duadji, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal
Kekayaan:
Rp 1.587.812.155 (per 2008)

Tuduhan:
Menerima kiriman dana dari seorang pengacara sekitar Rp 2,62 miliar dan kiriman dana dari seorang pengusaha. Total dana yang ditransfer ke rekeningnya Rp 3,97 miliar.

“Transaksi mencurigakan itu tidak pernah kami bahas.”
(M. Assegaf, pengacara Susno, 24 Juni 2010)

6. Inspektur Jenderal Bambang Suparno, Staf pengajar di Sekolah Staf Perwira Tinggi Polri
Kekayaan:
belum ada laporan

Tuduhan:

Membeli polis asuransi dengan jumlah premi Rp 250 juta pada Mei 2006. Ada dana masuk senilai total Rp 11,4 miliar sepanjang Januari 2006 hingga Agustus 2007. Ia menarik dana Rp 3 miliar pada November 2006.

“Tidak ada masalah dengan transaksi itu. Itu terjadi saat saya masih di Aceh.”
Bambang Suparno, 24 Juni 2010.@Tempointeraktif


Sumber: Majalah Tempo, Sumber Tempo, Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara

  • Vacancy : Advocacy Coordinator, BR Hub, RtR-C (re-advertise)

    Currently we have immediate vacancy for high caliber Indonesians with high integrity to fill the following position:Advocacy Coordinator, BR Hub, RtR-C Organizational Context : AusAID has provided funding of AUD 5.7m to Kemitraan through June 2015 to continue technical support and assistance,...
  • 4 Tips Atasi Ejakulasi Dini

    Tidak ada obat instan untuk ejakulasi dini. Penyebab terjadinya ejakulasi dini tidak sepenuhnya bisa dimengerti. Simak empat cara yang setidaknya bisa dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini. 1. PenekananSalah satu strategi teknis untuk menunda terjadinya klimaks adalah dengan menekan batang penis tepat...
  • 300x250 solid fibergglass