Pengumuman Cpns K2 Kab Ngawi 2014


Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring menyatakan, pihaknya segera menyurati grup Facebook yang menyelenggarakan lomba menggambar kantun Nabi Muhammad.

“Kita akan segera menyurati pengelola Facebook itu karena ini ada di luar negeri,” kata Tifatul dalam jumpa persnya di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, pihaknya tidak dapat menutup jejaring sosial grup tersebut karena mengakibatkan tertutupnya seluruh kanal untuk situs Facebook.

Sebelumnya pihaknya pernah menempuh kebijakan atau prosedur penutupan situs berakibat seluruhnya tertutup. “Yang terpenting saat ini adalah kesadaran kita untuk menghadapi persoalan itu, kalau tanpa kesadaran meskipun nanti ini ditutup besok bisa muncul yang serupa lagi,” kata Tifatul.

Ia sendiri berpendapat bahwa keberadaan akun facebook tentang lomba kartun Nabi Muhammad merupakan sebuah upaya provokasi terhadap kerukunan beragama khususnya di Indonesia. “Saya imbau semua pihak tidak terpancing dengan ini, kita cooling down saja kalau ada hal-hal begini,” katanya.

Pihaknya menyatakan akan kembali memperhatikan usulan kelompok masyarakat tertentu yang meminta pembatasan terhadap konten negatif di internet yang memuat unsur penghinaan terhadap Sara`, pornografi, judi, kekerasan, dan penipuan.

Ia menambahkan, hal-hal seperti itulah yang ingin diminimalisasi melalui RPM Konten. Tifatul juga meminta masyarakat menggunakan facebook untuk hal-hal yang positif.

  • Inilah 8 Buah-Buahan yang Dapat Meningkatkan Gairah Seks

    Jika nenek moyang kita mengandalkan aneka ramuan dari tumbuh-tumbuhan obat (jamu) untuk meningkatkan daya seksualitas dan performa seks, Anda juga bisa membuat ramuan Anda sendiri. Tak harus bergantung pada obat-obatan kimia yang kemungkinan memiliki efek samping berbahaya, ramuan alami ini memiliki...
  • Weleh, Seribu Peserta Ujian SNMPTN Pakai Foto di Facebook !

    Sekitar 1.000 orang peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2010 di Bandung dianggap tidak memenuhi syarat. Kebanyakan kesalahan peserta pada foto yang diserahkan. Foto-foto itu tidak memenuhi standar, karena dicomot dari situs jejaring sosial seperti facebook dan twitter milik...