Pengumuman Hasil Tes Cpns K2 Kemenag Kalsel


“Cinta itu buta”. Kata-kata itu sering diungkapkan seseorang ketika mereka dilanda asmara, gandrung atau merasa apa yang mereka lakukan benar. Tentu atas nama cinta.

Berpuluh-puluh tahun mantra itu dipercaya. Namun, tidak satu pun yang bisa menjelaskan secara ilmiah. Ilmuan dari University College London, Inggris, telah menguji dan membuktikan mantra itu benar.

Sang ilmuan mendeteksi area otak yang diaktifkan ketika seseorang ada dalam kondisi romantis atau merasakan cinta. Di saat yang sama, aktivitas area lain otak sedang tertekan. Bagian ini memengaruhi pikiran kritis seorang manusia.

Perasaan cinta menekan aktivitas saraf yang berhubungan dengan penilaian kritis terhadap orang lain. Ketika seseorang jatuh cinta, ia kehilangan kemampuan mengkritisi orang yang dicintai. Ini yang menyebabkan seseorang sering salah mengambil keputusan ketika sedang jatuh cinta.

Menjadi buta ketika mencinta bisa karena seseorang selalu mengingat hari-hari pertama dengan pasangan. Indah, dan berjalan amat menyenangkan. Inilah yang membuat cinta itu buta.

Area otak yang diaktifkan oleh rasa cinta menghasilkan rasa euforia. Fakta ini menjelaskan kekuatan cinta romantis memotivasi kegembiraan.

  • PT Telekomunikasi Selular D3 Fresh Graduated CSR Grapari Telkomsel October 2013

    PT Telekomunikasi Selular Telkomsel is the 6th largest cellular operator in world with controls 125 million subscribers in the end of 2012, both post paid and pre paid subscribers. PT Telekomunikasi Selular is 65% owned by PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, a leading state-owned telecommunication company...
  • Ini Dia Empat Pemain Timnas Indonesia yang Ditakuti Malaysia

    Pelatih Malaysia, Rajagobal menilai ada empat pemain Indonesia yang pantas diwaspadai timnya di final pertama Piala AFF 2010, Minggu, 26 Desember 2010. Keempat pemain itu adalah Christian Gonzales, Irfan Bachdin, Firman Utina, dan Oktovianus Maniani. Mereka menurut Rajagobal punya potensi besar untuk...