Pengumuman K2 Depag Kab Sinjai


Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Imparsial mencatat dalam dua periode kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebanyak 14 eksekusi hukuman mati terjadi dalam penerapan hukum pasca reformasi.

Aktivis Imparsial, Adi, menyebut SBY merupakan pemimpin terganas dalam catatan eksekusi hukuman mati di Indonesia dibandingkan Presiden Indonesia lainnya pasca reformasi.

“SBY yang paling ganas (penerapan eksekusi mati). Ada 14 eksekusi dalam rentang waktu 2004-2008, dimana paling banyak terjadi tahun 2008 yaitu 7 kasus. Di tahun 2009, satu orang dieksekusi yaitu Ryan,” tutur Adi dalam jumpa pers tentang hari anti hukuman mati sedunia yang diadakan di Kantor Sekretariat Kontras, Jakarta, Minggu (10/10/2010) siang.

Angka tersebut, bila dibandingkan dengan kepemimpinan mantan Presiden Indonesia lainnya, pasca reformasi, terpaut cukup jauh.

Menurut data yang Imparsial miliki, Adi mengungkapkan, di era kepemimpinan Habibie, tercatat tidak ada eksekusi hukuman mati, begitupula dalam kepemimpinan Abdurrahman Wahid atau Gusdur, sementara dalam kepemimpinan Megawati, tercatat hanya satu eksekusi hukuman mati.

“Hukuman mati harus dihapus dalam sistem hukum kita. SBY harus mematuhi Konstitusi Pasal 28 A, yang menjelaskan hak hidup seseorang tidak bisa dikurangi dalam kondisi apapun.” ujarnya.@Tribunnews

  • Inilah Daftar Nama Calon yang Lulus Seleksi Ketua KPK

    Sebanyak 12 calon dari 133 orang dinyatakan lulus seleksi tahap kedua pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yaitu pembuatan makalah yang dilakukan secara langsung di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenhuk dan HAM). “Peserta calon pengganti pemimpin KPK tahap kedua yaitu sebanyak 12 orang,”...
  • Ini Dia Alasan Korea Selatan Serang Korea Utara !

    Korea Selatan dan Korea Utara saling serang. Berdasarkan laporan dari televisi YTN dan pemerintah Korsel, Korut menembakkan puluhan peluru artileri ke sebuah pulau di perbatasan Korsel. Sebagai balasannya, Korsel juga menembakkan artileri dengan alasan untuk membela diri. Serangan tersebut memakan korban...