Pmdk Diploma 2014 Uns

Pmdk Diploma 2014 Uns - Formulir pendaftaran | pusat informasi beasiswa, Sеmυа рrοѕеѕ aplikasi curriculum mspme dilakukan melalui sistem aplikasi online heriot-watt academe. sеƖаіn formulir pendaftaran, ѕеmυа berkas. Jalur masuk penerimaan mahasiswa baru its 2014 | daftar, Jalur masuk penerimaan mahasiswa baru di universitas seluruh indonesia melalui snmptn, sbmptn, jalur mandiri atau jalur-jalur yang diselenggarakan setian universitas.. Um upi tahun 2014 | ujian masuk upi 2014, Um upi, dual mode upi, pmdk upi, snmptn upi, bidik misi upi, diploma upi.


200x250 Solid Door

Berita Gunung Merapi kembali meletus dini hari tadi, lebih dahsyat dari letusan pertama pada 26 Oktober 2010 lalu. Bahkan, yang terakhir ini mungkin yang terdahsyat dalam kurun waktu 100 tahun terakhir.

Letusan Merapi telah merenggut 69 jiwa. Awan panas menerjang Desa Argomulyo yang jaraknya 18 kilometer dari puncak gunung. Ini kali pertamanya malapetaka terjadi di sana. Sementara, kota Yogyakarta sedang bersiap menghadapi banjir lahar dingin. Status Siaga I diberlakukan.

Apakah Merapi akan berangsur normal atau justru sedang bersiap memuntahkan energi yang lebih besar, belum ada jawaban pasti.

Baru saja ada diskusi antara para geolog Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Earth Observatory of Singapore (EOS) tentang kondisi Merapi. Menurut sumber yang dapat dipercaya, ada sejumlah kesimpulan yang ditarik dari diskusi tersebut.

Pertama, letusan Merapi saat ini berbeda dengan letusan sebelumnya sejak tahun 1870-an. Letusan sebelumnya berasal dari magma dangkal, dengan kedalaman sekitar 2 kilometer.

“Sekarang tipe eksplosif karena kelihatannya berasal dari magma yang sangat dalam, 6 sampai 10 kilometer,” demikian informasi yang diperoleh VIVAnews, Jumat, 5 November 2010.

Situasi juga jadi makin sulit untuk diprediksi. Salah satu sebabnya: peralatan yang masih berfungsi hanya seismometer. Sementara, alat lainnya seperti alat monitoring deformasi (EDM dan tilt meter), alat pencatat gas, dan alat monitoring visual, rusak. Karena itu, jangankan mengetahui apa yang terjadi dengan Merapi, untuk mengetahui apa saja aktivitas Merapi saat ini, sulit dilakukan.

“Apakah mungkin terjadi letusan yang lebih besar? Jawabannya, data yang ada tidak cukup untuk menjawab hal ini,” salah satu geolog mengeluh.

Para geolog was-was karena mereka tidak bisa mengetahui berapa besar kantung magma-dalam dan berapa besar feeding dari bawah atau mantel Merapi. Meski demikian, ada cara lain untuk membantu memprediksi letusan selanjutnya, yakni dengan melihat komposisi kimia dari bahan-bahan yang dimuntahkan.

“Ini yang sedang dilakukan oleh para ahli di Yogyakarta,” kata sumber itu.

  • Penampakan Hantu Berjubah, Hebohkan Kota Blimbing Malang

    Warga Malang, Jawa Timur, dihebohkan dengan penampakan sosok aneh di kawasan Blimbing, Malang. Sosok tersebut muncul saat seorang warga memgambil gambar balita di rumahnya. Jamiyati, pengambil gambar, mengaku tidak sengaja mengambil sosok makhluk berjubah putih dengan sosok mirip pendekar dengan rambut...
  • Rekor Baru, Inilah Photo Nenek Tertua di Dunia !

    Sakhan Dosova dari Kazakhstan, mengaku pekan ini berusia 130 tahun. Jika ini benar, berarti dia mengalahkan rekor manusia tertua di dunia, Edna Parker dari Amerika Serikat, yang berusia 114 tahun. Nenek kelahiran 27 Maret 1879 itu pertama kali didata pada sensus pertama era Stalin tahun 1926. Kala itu...
  • 300x250 solid fibergglass