Skripsi Karya Ilmiah Pgsd


Baterai dari Virus

Yang kita tahu selama ini, virus adalah sumber penyakit. Tapi, ada virus yang tidak berbahaya bagi manusia yang ternyata memiliki manfaat lain. Sebuah Jurnal Sains mengungkapkan bahwa virus itu bisa diproses menjadi sebuah baterai.

Para ahli teknologi dari Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat mengembangkan teknologi baterai yang berasal dari virus.

Para peneliti menciptakan virus yang dilapisi dengan cobalt oksida, emas dan menempelkannya pada kawat nano untuk menciptakan kutub positif dari baterai (Anoda). Lalu, untuk kutub negatifnya (katoda), tim peneliti menciptakan virus yang dilapisi besi fosfat dan menempelkannya pada tabung nano.

Baterai yang terbuat dari virus itu, bisa bertahan lama karena menyimpan sumber energi yang cukup banyak.

Saat ini, peneliti sedang mempertimbangkan untuk menggunakan bahan lainnya, seperti mangan, agar baterai lebih tahan lama. Mangan adalah bahan tambang yang berasal dari kerak bumi. Nantinya, baterai dari virus ini tidak menimbulkan polusi, dan lebih ramah lingkungan. Tetapi, sayangnya, baterai tersebut harganya sangat mahal

  • PT Kereta Api Logistik D3, S1 Staff, Supervisor, Assistant Manager, Manager KAI Group October 2013

    PT Kereta Api Logistik KALOG is a leading railways-based logistic company in Indonesia and is fully-owned by PT Kereta Api Indonesia (Persero), a national railways operator in Indonesia. The Company performing business in logistic services, including Courier and Cargo, Railway Container Transport,...
  • Vacancy at HELM Project: Regional Specialist-East (based in Makassar)

    Chemonics International, a global international development consulting firm (www.chemonics.com) seeks qualified Indonesian specialists for the USAID Higher Education Leadership and Management (HELM) project in Indonesia. HELM aims to improve the academic performance of Indonesias higher education sector...