Syarat Pendaftaran Secaba Polri 2014



Dari namanya, muatan film-film yang ditayangkan dalam Q! Film Festival 2010 sudah bisa ditebak. Sejak awal penyelenggaraan di tahun 2002, film yang dihadirkan dalam festival ini memang bertujuan mengangkat konflik-konflik kehidupan di kalangan Lesbian, Gay, Bisexual dan Transexual (LGBT) dari seluruh dunia, dari mulai keinginan mereka untuk mempunyai anak serta tema-tema terkait HIV/AIDS.

Festival ini pun berlanjut ke tahun 2010 dan tetap menuai protes keras dari sejumlah kalangan. Kali ini protes keras disertai ancaman datang dari Front Pembela Islam (FPI).

Tahun ini, Q! Film Festival di Jakarta digelar dari tanggal 24 September – 3 Oktober mendatang. Puluhan film diputar kepada para penonton dari kalangan terbatas. Sebut saja, film berjudul Woman on Top, Happy Hookers dan I Know What You Did On Facebook.

Film-film ini hanyalah perwakilan dari banyak film lain yang memiliki tema yang tidak jauh berbeda. Film Woman on Top mengambil seting di benua Afrika, sekitar tahun 1950-an ketika apartheid baru saja bergulir.

Amina yang berjiwa bebas mendobrak tradisi di kalangan masyarakat India yang konvensional di Afrika Selatan dengan membuka kafe. Tempat ini dijadikan sebuah tempat yang nyaman untuk tertawa, mendengarkan musik dan makanan tradisional India yang enak. Lambat laun, tempat ini menjadi sebuah area “abu-abu” untuk mereka yang menentang politik pemerintah tentang kulit hitam dan kulit putih.

Kemudian, Happy Hookers yang mencoba mengeksplorasi dunia terselubung dari pekerja seks komersil di Bombay, India. Seorang biseksual, Shakeel meninggalkan desanya dan pindah ke sana dan melalui pekerjaan seksualnya. Ia menciptakan gaya hidup yang baru.

Vicky seorang yang feminin dan menikmati menjadi perempuan dalam pertunjukkan tarinya ketika dia tidak ditugaskan oleh mucikarinya. Tokoh lainnya, Imran sudah menikah, berkerja paruh waktu pada toko jahit dan menjelajah stasiun Bandra demi uang untuk kembali pulang.

Film lainnya, Elvis and Madona juga rencananya akan diputarkan di festival tahunan ini. Film bercerita tentang seorang perempuan bernama Elvis yang beraktivitas sebagai fotografer berbakat, yang juga bekerja sebagai pengantar pizza. Namun, yang perlu diketahui, Elvis adalah seorang lesbian.

Selain itu, Madona adalah seorang “drag performer” yang bekerja sebagai penata rambut dan sering melakukan show di sebuah drag club pada malam hari. Keduanya bertemu ketika Elvis mengirimkan pizza ke tempat Madona dan menemukan Madona dirampok dan dipukuli oleh pacarnya, John Tripod.
Dari pertemuan pertama itulah, kehidupan mereka berdua terjadi dan cinta serta hasrat pun timbul.

Sementara itu, film Indonesia juga unjuk gigi dalam festival ini. Salah satunya diwakili oleh film berjudul I Know What You Did On Facebook yang sempat diputar di bioskop-bioskop Tanah Air. Film besutan sutradara Indonesia Awi Suryadi ini mengangkat fenomena Facebook di kalangan remaja Indonesia.

Dalam film ini juga diceritakan kisah seorang pemuda homoseksual bernama Doni yang mempunyai konflik dalam batinnya. Doni adalah seorang gay yang belum berani membuka diri sedangkan dia tengah mencintai seorang koleganya yang bernama Erick. Karena orang-orang di sekelilingnya tidak ada yang mengetahui bahwa dirinya gay, maka Doni menjadi dirinya sendiri lewat Facebook dengan akun samaran.

  • PT Astra Otoparts Tbk D3, S1 Fresh Graduated, Experienced Astra Group October 2013

    PT Astra Otoparts Tbk Astra Otoparts is a publicly listed top auto parts manufacturer in Indonesia with main business in producing and distributing automotive spare parts for both two wheelers and four wheelers. The Company is based in Jakarta and operates as a key subsidiary company of PT Astra International...
  • Mengintip Tips Bercinta Para Bintang Selebriti Hollywood

    Sebagai manusia dewasa, para selebriti tentu memiliki kehidupan seks. Mereka menjalaninya sesuai pilihan sendiri. Sebagian mengungkapkannya kepada publik dan dijadikan tips untuk memelihara gelora hubungan dengan pasangan.Will Smith-Jada Pinkett SmithAktor Will Smith mengatakan, sesudah selesai menjalani...