Teks Berita Liputan 6 Tentang Kecelakaan


Jaksa Agung terpilih, Basrief Arief, sudah cukup malang melintang di jajaran Kejaksaan Agung. Selama 36 tahun, Basrief mengabdi pada korps Adhyaksa terhitung sejak tahun 1971 hingga ia pensiun pada 20 Maret 2007.

Terakhir, Basrief merupakan pejabat eselon satu dengan pangkat pembina utama/jaksa utama dan bergolongan IV/e saat menjabat wakil jaksa agung tahun 2005. Sebelumnya, ia juga menjabat jaksa agung muda intelijen (2001) dan kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (2000).

Basrief yang mendapatkan gelar sarjana hukumnya pada jurusan Hukum Perdata Fakultas Hukum Universitas Andalas (1975) serta master hukum di Universitas Padjadjaran (2000) diakui tidak akan menimbulkan resistensi dari kalangan kejaksaan. Pasalnya, Basrief dinilai memiliki jaringan yang kuat di kalangan internal kejaksaan.

“Jaringan beliau di sini kuat, pandai bergaul, kami semua menerima beliau sebagai jaksa agung karena memang dia juga dari internal,” ucap Kapuspenkum Kejaksaan Agung Babul Khoir Harahap, Jumat (26/11/2010), di Kejaksaan Agung, Jakarta.

Berikut daftar riwayat singkat Jaksa Agung terpilih, Basrief Arief.

Nama: Basrief Arief, SH, MH
Tempat/Tanggal Lahir: Tanjung Enim/23 Januari 1947
Umur: 63 tahun
Agama: Islam
Status Nikah: Kawin
Jumlah Anak: 3 orang
Pendidikan Terakhir: Magister Hukum UNPAD tahun 2000
Menjadi jaksa sejak: 30 September 1971
Jabatan Terakhir: Wakil Jaksa Agung di Kejaksaan Agung (2005)
Tanggal Pensiun: 20 Maret 2007
Riwayat Tempat Bertugas dan Jabatan:
1. Calon Pegawai Wilayah Pekanbaru (Tipe A) di Riau, tahun 1967
2. Jaksa Fungsional Wilayah Pekanbaru (Tipe A) di Riau, tahun 1971
3. Kasubsi Sosial dan Politik Wilayah Pekanbaru (Tipe A) di Riau, tahun 1976
4. Kasubsi Tindak Pidana Subversi Wilayah Pekanbaru (Tipe A) di Riau, tahun 1978
5. Kasub Tipid Umum Lain Jakarta Pusat (Tipe A) di DKI Jakarta, tahun 1981
6. Kasipidum Bandar Lampung (Tipe A) di Lampung, tahun 1985
7. Kasipidum Surabaya (Tipe A) di Jawa Timur, tahun 1989
8. Kasi Penyidikan II, Direktorat Penyidikan, tahun 1991
9. Kepala Kejaksaan Negeri Belawan di Sumatera Utara, tahun 1991
10. Kepala Bagian Humas Biro Umum, tahun 1994
11. Kepala Kejaksaan Negeri Cibinong (Tipe A) di Jawa Barat, tahun 1995
12. Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Tipe A) di DKI Jakarta, tahun 1996
13. Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati DKI Jakarta, tahun 1997
14. Staf Ahli Kejaksaan Agung, tahun 1998
15. Kepala Biro Umum Kejaksaan Agung, tahun 2000
16. Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, tahun 2000
17. Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) tahun 2001
18. Wakil Jaksa Agung, tahun 2005

Data Pendidikan Formal:
1. Hukum Perdata, Universitas Andalas (S-1), tahun 1975
2. Magister Hukum Universitas Padjadjaran (S-2), tahun 2000

Kedinasan:
1. Susdas Wira Intel, lulus tahun 1987
2. Trampil Jaksa Pidum, lulus tahun 1988
3. Spadya, lulus tahun 1990
4. Penyelundupan, lulus tahun 1992
5. Sespanas, lulus tahun 1995
6. Lemhanas, lulus tahun 1991
7. Perjanjian RI-Perancis di Perancis, lulus tahun 2003

Sumber : Kompas.com

  • Inilah Hasil Undian Babak Perempat Final Piala Indonesia 2010

    Hasil undian babak perempat final Piala Indonesia sudah diumumkan, jadwal pertandingan piala Indonesia 2010 rencananya akan digulirkan setelah final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. PT Liga Indonesia secara resmi mengumumkan hasil drawing babak delapan besar Piala Indonesia di kantor PT Liga Indonesia,...
  • Lowongan: Ecosystem Restoration Development Officer

    Burung Indonesia adalah organisasi nirlaba yang telah bergiat sejak 15 Juli2002, bertujuan melestarikan seluruh jenis burung dan habitatnya diIndonesia, serta bekerjasama dengan masyarakat untuk mencapai pembangunanyang lestari. Burung Indonesia saat ini sedang melaksanakan program Danida Support toHarapan...