Ukg Sergur 2014 Kab Tangerang


bank bri logo

Bank Rakyat Indonesia atau BRI sebagai perbankan umum yang fokus pada masyarakat kecil menengah melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) setiap tahunnya mampu menggenjot perekonomian masyarakat. Sebagai perbankan tertua dengan status BUMN, BRI tetap melayani masyarakat melalui unit kantor cabang, kantor cabang pembantu dan teras BRI. BRI terus melayani dengan sepenuh hati supaya nasabah lama merasa betah dan tidak pindah ke perbankan lain, Service Excellence dari setiap karyawan menjadi prioritas utama perbankan yang pertama kali berdiri di Purwokerto ini.

BRI ditengah persaingan perbankan seperti saat ini terus mengembangan inovasi akan produk yang ditawarkan, unit syariah serta MOU lembaga pemerintah supaya mempermudah proses transaksi masyarakat yang sibuk dengan pekerjaan. BUMN BRI kembali menerima karyawan baru melalui program penerimaan kerja dengan kualifikasi sebagai berikut:

Program Pengembangan Staf (PPS
Resident Auditor (RA)
Persyaratan:

  1. Pria atau Wanita
  2. Single
  3. Usia maksimal 30 tahun
  4. IPK minimal 3,00
  5. Pendidikan S1 jurusan Ekonomi, Hukum, Teknik, Teknologi Pertanian, Psikologi, Pertanian, Peternakan, Kehutanan, Hubungan Internasional, Ilmu Komunikasi, Administrasi Fiskal, Administrasi Niaga, dan Administrasi Negara, Matematika dan Statistik.
  6. Siap ditempatkan diseluruh KC BRI seluruh Indonesia sesuai domisili

Pendaftaran karyawan calon baru bank Rakyat Indonesia tahun anggaran 2013 ini dilaksanakan mulai tanggal 2 Oktober sampai 10 november 2013.
Keterangan lebih lanjut silahkan lihat disini

  • Vacancy: Consultant for Assessment Mission on Gender Based Violence

    Currently we have immediate vacancy for high caliber Indonesians with high integrity to fill the following position:Consultant for Assessment Mission on Gender Based ViolenceOrganizational Context : In 2011, the Partnership for Governance Reform (PGR) received an award from USAID/Indonesia under...
  • Benarkah Cinta Itu Buta ? Inilah Penjelasan Ilmiahnya !

    “Cinta itu buta”. Kata-kata itu sering diungkapkan seseorang ketika mereka dilanda asmara, gandrung atau merasa apa yang mereka lakukan benar. Tentu atas nama cinta. Berpuluh-puluh tahun mantra itu dipercaya. Namun, tidak satu pun yang bisa menjelaskan secara ilmiah. Ilmuan dari University...